CRD Beraksi, Peternak Merugi
Akibat musim hujan yang terjadi dalam beberapa minggu
terakhir ini, menyebabkan ayam broiler / potong yang dikembangkan oleh para peternak
ayam di
desa Tanra tuo kecamatan Cempa kabupaten Pinrang banyak yang terserang penyakit.
Ketua kelompok tani Tanra tuo I sekaligus pemilik ayam broiler H. Abd Ming
mengatakan, penyakit yang menyerang ternak ayam broiler adalah penyakit ngorok
atau CRD (Chronic Respiratory Disease)
Diungkapkan,
angka kematian ayam broiler akibat CRD ini berada pada kisaran 10 persen.
Dampak dari kematian ayam akibat CRD cukup membuat peternak mengalami kerugian.
”yah
kami betul-betul mengalami kerugian pak akibat penyakit ngorok ini, ayam kami banyak
yang mati yaitu sekitar 10%, apalagi banyak yang mati besar dimana ayam sudah
banyak makan pakan” sahutnya didepan PPL.
Lebih
lanjut diungkapkan, kerugian diperparah karena pasaran ayam potong lagi sepi,
sehingga kurangnya pembeli ayam yang masuk “bayangkan saja Pak, ayam sudah berat 2,5kg
tapi belum habis dipanen, ini karena kurangnya pembeli ayam yang masuk, mana
ayam sudah banyak yang mati” sahutnya dengan nada setengah putus asa.
Lebih lanjut Mubarak menjelaskan bahwa
untuk mencegah ayam terjangkit penyakit CRD, maka yang perlu diperhatikan
adalah sirkulasi udara yang baik, menjaga litter atau alas tetap kering,
menjaga kebersihan kandang dan menetapkan pola Biosecurity yang ketat, selain
itu kebersihan air minum juga perlu diperhatikan, kalau perlu ditambahkan
desinfektan kedalam air untuk mencegah terjadinya CRD.
Jika
ayam sudah terlanjur terserang penyakit CRD, maka ada beberapa langkah yang
harus dilakukan yaitu, menekan kadar amonia dan debu yang ada di kandang dengan
melakukan pengaturan pada tirai. mengurangi kepadatan kandang dengan melakukan
pelebaran sekat, perhatikan tatalaksana litter/alas, buang sekam yang sudah
basah dan kalau memungkinkan lepaskan litter/sekam secara bertahap. melakukan pemilihan obat yang tepat dan kita
harus memperhatikan faktor resistensi dari bakteri, memberikan vitamin C yang
baik dan keluarkan atau Culling ayam yang sudah terkena CRD Compleks.





